Sunday, May 29, 2011

what it takes for a #blissfulweekend?


Simple stuff like, niat hidup sehat, salah satunya.

Jadi ceritanya, gara-gara pas ke Singapore kemaren kita kan jalan-jalan ke Botanic Garden dan akyu betah banget di sana. Soalnya adem, seger, padahal kita ke sana pas siang bolong, jam 12 an siang. "Di mana yah di Jakarta kita bisa dapet tempat kaya begini?"

Eh, dengan lempengnya doski menjawab, "Yaelah, kalo kaya begini aja mah di Ragunan juga bisa."

Wah kalo begitu, harus digiatkan kembali nih rencana olahraga pagi demi hidup sehat!

Eh tapi kan pas pindahan dari kos dulu sepatu olahraganya gw buang gara-gara udah buluk banget. Is it a problem? Hoo, of course no! Jadi ada alasan dong, buat beli sepokat baru. Aeh, sepokat. Ketauan banget gw angkatan berapa ya hihihi.

So, di Jumat malam yang indah karena abis gajian itu, pulang kantor kita ke MKG dan langsung ke Planet Sports. Hooo, aku langsung jatuh cintah sama inih!




Lagi pas mau nyamperin Andri, lho lho, kok doski juga udah order nomer sepatu ke mas-masnya? Emang mau beli juga? Ditanya gitu, cuma mesem penuh arti sambil bilang, "Sepatu olahragaku juga rusak Deciii..." Ya ya yaaa...

Dan, ternyata harga sepatunya lebih mahal aja gituh! But lucky us, soalnya lagi ada diskon 20% + 10% karena pake Citibank + tambahan x% (lupa) karena pake poin reward Citibank. Diitung-itung, lumayan buanget loh diskonnya ampe 38% an.... Ho, jadi besok gak ada alasan harus bangun pagi buat ngetes ini ya!


Kakiku cuma 3/4 nya dong...

*****

Yak, pagi itu kami berhasil bangun pagi, dan langsung ngetes si running shoes ke Taman Margasatwa Ragunan yang jaraknya gak sampe 500 meter dari rumah. Enak buanget sepatunya, empuuukk... hahahaha norak yah...

Jangan kaget yah kalo seumur-umur baru sekali itu gw masuk ke Ragunan. Parahnya lagi, Andri yg grew up di Ragunan neighborhood itu juga baru dua kali masuk Ragunan for the purpose of sightseeing.

Dan menurut gw, sangat worthed lho olahraga pagi di sana. Segerrr bangettt.... U just have to pay Rp 4500/orang untuk biaya masuk (exclude car). Dan ternyata banyak juga orang yang lari pagi di Ragunan. Malah gw liat beberapa bule yang lari pagi di sana. Mungkin mereka udah kebiasa lari di Central Park NY kali ya. Kalo gak kuat lari, bisa nyewa sepeda juga. Polygon buka booth di sana. Maap gw gak tau berapa rate nya, gak liat :).

Cuma ya jeleknya fasilitas kita itu gak kerawat dan gak ketata dengan baik. Toiletnya bau, dindingnya penuh coretan. Konon kalo siang hari para pedagang mangkal seenaknya dan bikin semrawut.

Tapi viewnya gak kalah jauh lah sama Sing Botanic Garden...



Ini baru swan lake. Yg di Sing gak ada swan nya...

Jerapahnya ngumpettt



Worthed lah ya.... Asal tahan bau pesingnya aja.

Dan, menjelang jam 8 pagi, gak berasa kita udah jalan 1,6 km. Suasana mulai rame, bau pesing mulai menyengat, dan musik dangdut mulai terdengar ganggu (lagi ada acara, ceritanya)... It's quite nice way to start our #blissfulweekend with!

Senengnya lagi, pas cari sarapan di pertigaan Cilandak KKO itu, ternyata ada lontong  sayur medan Karang Tengah favorit Andri buka cabang! Bagusss! Selama ini kita suka bela-belain bangun pagi ke Karang Tengah supaya gak keabisan lontong sayurnya.


Senang! 

We can create our #blissfulweekend simply with get up earlier and breathe the neighborhood air!

Hope you've had your #blissfulweekend as well!! :)

(not) a review: wedding day 9 - Resepsi (Jakarta)


DAY 9 - Resepsi (Ngunduh Mantu)
Sabtu, 23 Januari 2011
19.00 - 21.00 pm
Wisma Saco / HC House, Ragunan, Jakarta Selatan


Beautiful memories tell our story, and wrap themselves in ribbons of the heart. -- Flavia


Yep, the beautiful memories seputar wedding day itu masih tetap melekat sampai sekarang. The honeymoon days are still in the air, and hope will always be. Aeh, apa sih gw.

Resepsi Jakarta ini semacam ngunduh mantu, istilah kata orang Jawa. Gak tau apa istilahnya dalam bahasa Minang. Andri pun tak tahu. Semuanya disiapin sama keluarga Andri, dengan Uni Lia sebagai ketua panitia.

We love the party. It was small, warm, yet loveable.

Catch and feel the joy.... :)



The Venue & Decor
Decor by: Alfabet Catering
Bagonjong Minang by: Edith Iskandar








The overall color tone is: blue & silver. Why silver? Simply karena gw pengen pake sunting warna perak hihihi.


The Food
by: Alfabet Catering





Review detail tentang Alfabet Catering please see other wedding blogs yah, they're much more resourceful :)... Tapi yang jelas kita puasss.... The food was great.


The Music
by: Most Hits Entertainment





Recommended by a very good friend. The music was great as well! Akustikan gitu. 
List lagunya sama dengan yang di Bandung (baca: gak kreatip.



The Bride
Make Up & Sunting by: tante Edith Iskandar

Disclaimer: Bakal banyak ekspos muka gw, jadi jangan bosen yak! hihihi





What I can only say is: I love the make up! So glowing!

Suntingnya? Hmm, what can I say? Yang jelas sampai 1-1,5 jam pertama masih oke. Tapi memasuki jam berikutnya, mulailah itu berasa pusingnya. Padahal konon beratnya CUMA 1 kilo. Bandingkan dengan pengantin-pengantin Minang jaman dulu yang bisa sampai 5 kilo. Itulah gambaran beratnya beban yang akan dipanggul dalam kehidupan pernikahan. Ups, am I scaring you? Hihihihi.

Lanjut yak...




(Remember this angle in Bandung reception?)



Our Beloved Family


My beloved sistas..


Tanteku dan sepupuku, si Arlina...
 


Mas Yudi, mbak Nita, kita, Bapak, Ibu gw...

 


Andri's family... Uni Lia, mas Triadi & their friends..





Keponakan-keponakan & beberapa sepupu Andri...



Our Beloved Guests


Kami tidak mengundang banyak tamu, karena sifatnya memang lebih ke syukuran aja. 

Yang diundang paling banyak adalah temen-temen kantor Andri, temen kuliah Unpad & PrasMulnya, dan keluarga/kerabat almarhum Papa Mama.

Sementara temen-temen gw udah banyak yang dateng ke Bandung, jadi yang gw undang di sini hanya Direktur-direktur (especially yang ekspat, simply dengan alasan mereka tinggalnya di sekitar Ampera/Cilandak, jadi lebih mungkin datang), temen-temen Marketing & eks Marketing yang udah pindah ke tempat lain, temen-temen agency, dan beberapa temen dari kantor lama.


Temen-temen MM PrasMul Andri... Ups, itu Made (yg di tengah pake baju merah), temen kuliah gw di Bandung yang ngenalin gw sama Andri... Thanks ya Dear! ;)



Kalo ini geng krucilnya Andri (hehehe itu sebutan gw), alias timnya di kantor, yang kebagian tugas jadi penerima tamu... Ckckck pantesan suamiku itu betah lembur, lha wong dikelilingi cewek-cewek lucu begini....



Kalo ini geng kampusnya Andri di Unpad dulu.. Beberapa dari mereka juga sempet dateng ke Bandung..



Ini direktur-direktur gw di kantor... So honored and so glad they could attend the wedding. Hampir komplit lho, cuma minus Direktur Supply Chain, Direktur Marketing dan Direktur R&D (which is udah dateng di Bandung)... Sst, btw yang paling kiri itu pak PresDir yang belum lama dateng dari Aussie. Oke yah ;)

Seneng deh liat bule-bule itu pake batik :)



WELL! It's all wrap! The party is over!

Then... just wishing the happiness, the laughter, the joy, and the kiss... is never over.....



"A successful marriage requires falling in love many times, always with the same person. " Mignon McLaughlin 
 

Tuesday, May 24, 2011

(not) a review: wedding day 2 - Resepsi (Bandung)



DAY 2 - Resepsi
Sabtu, 15 Januari 2011
11.00 am - 13.30 pm

Gedung Balai Sartika - Bandung


Resepsi pernikahan, bisa berarti klimaks atau antiklimaks.
Buat gw, klimaks to the max nya adalah saat Akad Nikah. Resepsi should be another klimaks, but since we've been through the prior stages quite smoothly, stage ini adalah part antiklimaks -which full of smile, laughter, and joyful-.

Seneng banget rasanya bisa liat keluarga dan temen-temen yg kita undang bisa dateng dan kumpul bareng dalam suasana hepi. That's why making your guests happy is the most important thing in a wedding reception. Dan sejak menikah, gw jadi berlipat kali lebih menghargai undangan pernikahan. Ikut berasa senengnya penganten kalo kita bisa dateng memenuhi undangan pernikahan mereka.

Gak usah banyak cap cip cup lagi, these are glimpses from my wedding reception.... Not really much review/recommendation, since I didn't involve much in the preparation... If you need further review, please do email me yah, maybe I could help :)


The Decor  
By : Pracasta Catering
Jl. Reog, Bandung









The Food
By : Pracasta Catering
Jl. Reog, Bandung


Maafkan, aku lupa menunya apa aja. *ya eyalah, lha wong yang ngurusin semua Nyokap gw hihihi*. Pokoknya kita pilih paket yg ini.


 

Tapi yang jelas, no complains soal makanan. Bahkan bos gw bilang, "Satu yang aku paling ingat dari pestanya Desi adalah makanannya yang enak dan beda dari biasanya.." Banyak tamu Bokap dan temen juga berkomentar senada. Alhamdulillah. We're truly happy :).


Makanannya juga masih bersisa, walopun makanan andalan seperti Kambing Guling ludes duluan. Surprisingly, menu Rujak Cingur (yg sebelumnya kita pikir gak bakal terlalu laku) ternyata banyak peminatnya. Ludes des des. Tapi iya juga sih, kan tamu Bokap gw banyakan geng Boneknya waktu kuliah di ITS dulu :).




The Music
By: Alto Music



Mereka baru main sekitar jam 12 (karena sebelumnya full gendingan). Honestly gw gak terlalu dengerin karena lebih fokus ke tamu. Dari list wedding song berikut:

1. Dia - Maliq
2. For Once in My Life
3. Fly Me to the Moon - Astrud Gilberto
4. Fall Into My Love - Blackbox
5. Greatest Love of All - Whitney Houston
6. I Just Called to Say I Love You - Stevie Wonder
7. I Just Can't Stop Loving You - Michael Jackson
8. If I Ain't Got You - Alicia Keys
9. My Cherie Amor - Stevie Wonder
10. Overjoyed - Stevie Wonder
11. Pilihanku - Maliq
12. You Make Me Feel Brand New - Simply Red
13. Your Love is King - Sade
14. 50 Tahun Lagi - Warna (gak mau versi Yuni Shara feat. Raffi gitu)

cuma lagu terakhir aja yang gue inget banget mereka mainin.

Overall, oke lah.. Seriously.




The Bride
Outift By Dimas Designer
De Majestic - Pasar Mayestik


Make Up By Ibu Sumadi & Team (Esti Salon)
Jl. Rakata, Bandung



 

Honestly, soal ini yang gw agak kurang puas. Soal baju penganten. Kesalahan gw:

- Salah pilih warna. 
Gw emang maunya nuansa ijo & gold sih, tapi ijonya terlalu soft. Kurang keluar warnanya ketika dipaduin sama payetnya. Paduan warnanya juga kurang ngejreng gitu. Ketika sadar, waktunya udah terlalu mepet dan gak mungkin beli kain lagi secara sayang bahannya. Brokat Perancis bok huhuhuhu....

- Payet kurang heboh & kurang rapet.
Yah intinya gw kurang directive sih. Paduan warnanya terlalu gw serahkan pada om, eh mas, Dimas, sang designer+penjahit. Terlalu pasrah.


So, learningnya untuk Adik-adik yang mau menikah... aeh... sok tua ;p :

- Pilih warna bahan yang emang kira-kira bakal ngejreng/stand out. You're the queen!
Emang sih harus in-line dengan warna tema/nuansa pesta. Tapi gak ada salahnya lho kalo warna kebayanya justru beda dengan tema, justru biar keliatan ngejreng di pelaminan *mulai gila*. Hihihi seriously.

- Set realistic expectation.
Maksudnya kalo bawa model kebaya Anne Avantie atau Raden Sirait hasil ngubek-ngubek majalah wedding sebagai referensi, tapi gak dijahitin di beliau, ekspektasinya ya silakan disesuaikan. Unless udah dapet penjahit andalan.

- Gak perlu brokat Prancis asli supaya keliatan mewah. 
Justru bahan semi Prancis lebih kokoh saat dipayetin. Memudahkan penjahitnya pula hihihi. Brokat panel yang semi payet juga oke kok, kalo penjahitnya oke. Tapi jatuh ke badannya emang beda banget sih.

- Intinya emang di penjahit. 
He/she who makes all the magic happens! Silakan browse ke blog sebelah untuk detail list penjahit kebaya ;).

- Kalo emang mau manglingi, sekalian aja pake baju Adat. 
Pake dodot kalo orang Jawa, atau pake baju Bodo kalo orang Bugis. Gw setengah menyesal sih, gak jadi pake kebaya beludru Jawa itu. Tapi gak papa. Yang penting acaranya lancar tohhh :). Tamu kebanyakan lebih inget sama dandanan kalian kok daripada sama model baju kalian. *menghibur diri*

- No pain no gain = ada harga ada rupa.
No further explanation ya :)


The Beloved Guests
Ini sebagian foto sama temen-temen kita....


Temen-temen kampus gw...



Temen-temen kantor....



Temen-temen kos Tebet Ojolali tercinta..... They're much like my sisters for these 5 years...


Temen-temen geng SMA gw dan suami-suaminya... Sixters, minus Risti karena doi lagi mau lahiran waktu itu jadi gak bisa dateng... We've been friends since 1997! Gw yang paling terakhir nikah. Yeay, akhirnya gw menyusul kalian semua hihihihi!



Temen-temen kuliah Andri... Geng cowok alim, coba, katanya. Masak gw percaya, cowok alim main ke Ale**s hihihi ;p



The Wedding Photographer

Gw sih cukup hepi sama tim fotografi yang digawangi sama kang Ipung ini. Anglenya oke. Lumayan dapet momen juga. Tapi service nya aja yang emang gak instan (which most wedding photographer did). Album lengkap baru jadi setelah 3 bulanan. Tapi CD nya sih udah bisa diminta duluan.

Kang Ipung (kalo baca blog ini), sabar yah, udah dimarahin terus sama bapakku, gara-gara fotonya gak jadi-jadi. Hihihihi.

Itu Kang Ipung yang lagi bingung - di sebelah lampu :)



The BEST Wedding Organizer

goes to..........

My beloved parents.... Bapak gw sebagai Konseptor Acara, dan Ibu gw sebagai Bendahara...


and..... my dearest sisters... sebagai Sekretarisss...


Yesss! 

Merekalah yang play HUGE ROLE dalam kelancaran rangkaian acara pernikahan gw di Bandung, selagi gw sok mengejar karir di Jekardah.

Adik-adik gw lah yang jadi saksi betapa suasana di rumah gw sempat memanas menjelang hari H, sementara gw nyantai di Jekardah karena urusan gw (which is: undangan, kebaya, foto pre-wed, souvenir) udah beres. Betapa Bapak gw yang super duper detail bin perfeksionis itu seringkali overreactive terhadap sesuatu. Tensi meninggi lah pokonya. Sementara Ibu gw menjadi semakin sensitif. Buat yang udah mengalami, pasti mengerti lah yaa :)... 

Tentunya, ada tim sukses di balik mereka.... Tim Panitia Ceria.. temen-temen Bapak & Ibu gw, gabungan temen kantor Bokap dulu plus tetangga sekompleks.... Tante-tante dan om-Om yang selalu heboh tiap rapat panitia.... Tante-tante dan Om-om yang dari dulu rajin banget nanyain kapan gw kawin. Makanya sekarang pada semangat banget mau bantuin.


Makasih yaa... Tante-tante... Om-om... Makasih doanya jugaa.... Alhamdulillah makbul :)...


Kita hepii.... Mohon doanya lagi yaa, supaya kita jadi keluarga sakinah mawadah warrohmah, banyak rejeki, sehat selalu, punya anak yang sehat, lucu, sholeh/ah, dan pintar (nyari duit). Ups.... ;)



Selesai resepsi ini, rasanya ahhhhhh gitu. Lega, maksudnya. Eits, jangan terlalu diforsir, karena masih ada satu acara lagi.

Siapkan stamina, untuk memanggul sunting milenium! :)