Saturday, August 13, 2011

one day in mason pine,

 

was a very nice quick getaway before Ramadhan.


cool, like a pool...
 a little bit sandy...  



laid back all-day...


with cups of mood booster...


also a bit role-play...

 




As the morning after, we've got...

powerful breakfast!
 
and quick foot therapy...
 
 ouch! (gak kuat lama-lama bok!)

Then, just happy! :)

***
Venue: Mason Pine Hotel, Kotabaru Parahyangan - Bandung
Event: Andri's office - Family Gathering


Ya iyalah, gimana gak hepi, wiken tidur-tiduran nyantai di hotel enak, gretong, dapet hadiah door prize pula!

Ngarepnya sih dapet LCD TV, tapi apa daya keberuntungan kita cuma sampai pada emergency lamp. Gak papa yah, alhamdulillah. Mudah-mudahan tahun depan dapet sofa set  Vinoti atau spring bed King Koil, pas waktunya ngisi rumah :). Amin! *digorok panitia*

Eh tapi effort kostum koboi nya cukup berhasil loh: Juara 2 Kostum Terbaik! Kita dikalahin sama keluarga lain yang lebih niat; pake kostum adat Bali komplit. Kebayang kan, gimana kostum keluarga lain, kalo kostum kita yang luar biasa spektakulernya itu bisa menang. Hihihi. No offense yah ;p.

Sunday, August 7, 2011

(should be) another honeymoon



Akibat masih terbawa euforia honeymoon, hasil browsing tiket gak terlalu murah pun berujung pada klik 'BUY'. Jadilah di suatu waktu di tengah bulan May kemarin, berangkatlah kami ke negeri Singa.

Judul tripnya adalah another honeymoon, tapi let's see yah whether the trip is worthed to be labeled as honeymoon.

Draft itinerary dibuat kilat. Gak niat buat nonton show atau pergi ke tempat khusus di SG tapi bener-bener jalan-jalan santai aja dengan suasana beda. Ckckck atuh neng, mun hayang  suasana beda mah ke Cimahi wae tos cekap atuh nya.


DAY 1

We love Jetstar rather than A**A**a, soalnya dapet gratis roti kaya dan air putih!

Changi - Bugis by MRT.




Quick walk from Bugis MRT Station to Fragrance Hotel - Bugis.
   

Terkaget-kaget liat kamar hotel yang luar biasa kecilnya. Mungkin cuma 2.5 x 2.5 m2. Daaan.. tanpa jendela ajah! Gimana ceritanya mau honeymoon lagi ini? Lebih enakan kamar sendiri dah! Tapi yang penting pose bahagia dulu lah.



Gak betah lama-lama di hotel, mari kita jalan-jalan di Clarke Quay.

 
Niatnya mau romantic dinner di Clarke Quay, seperti yang pernah aku impikan dulu. Tapi kok diliat-liat gak ada yang menarik dan gak seindah yang dibayangkan. Jadilah di sana kita cuma beli es krim Turkey yang heboh pake atraksi  lempar-lempar es krim itu, dan putar haluan untuk dinner murmer di hawker centre - Lau Pa Sat Market.

Kelar makan, masih cukup tenaga buat jalan-jalan di Bugis Market yang dipikir-pikir mirip Melawai Plaza itu. Kebetulan lokasinya gak jauh dari hotel.



DAY 2
 

Hari ini - 14 May 2011 - tepat 1 tahun peringatan meninggalnya papa Andri. Setelah 1 minggu dirawat di Gleneagles Singapore, beliau berpulang. Pas abis booking tiket, Andri baru sadar kalo tanggal itu adalah peringatan 1 tahun meninggalnya papa. Jadilah pagi itu kita ke Gleneagles sebentar buat nganter titipan dari Uni Lia buat dokter yang merawat Papa di sana. Karena dokternya emang baik dan servisnya bagus. No wonder, dokter di Singapur mostly emang dedicate ke satu rumah sakit, jadi selalu stand by.

Gak jauh dari Gleneagles, terdapatlah Singapore Botanic Garden yang konon terkenal teduh itu. Jadi di siang bolong terik itu kita jalan ke Botanic Garden buat ngadem dan foto-foto (bodoh) aja. 




 

Mohon maaf ya kalo isinya mukaku semua. Maklumlah, hasrat jadi Gadis Sampul tak sampai plus punya suami yang lagi seneng jepret-jepret. Pas kan? 


Abis dari Botanic Garden, kita ke Orchard. Standar lah ya di Orchard mau ngapain lagi sih kalo gak bikin pegel kaki sama dompet. Trus abis itu penasaran pengen nyobain kopi Killiney di tempat aslinya. Biar berasa otentik. Konon dari kedai kecil inilah kopi Killiney berasal. Kebetulan gak terlalu jauh dari Orchard (kalo naik taxi). Kalo jalan kaki sih lumayan pegel ya, apalagi kalo abis ngiderin shopping mall yang isinya mirip-mirip sama Jakarta itu.


Rasanya? Hmm, biasa aja deh. Kok kayanya malah enakan Killiney yang di Jakarta atau Medan ya? Kombinasi pelayanan jutek, tempat penuh, panas pula. Intinya: gak seotentik itu! Dan berhubung gerahnya luar biasa, gw menambah pesanan.....


Iya, longan ice jelly alias..... es cincau pake kelengkeng! Ahh ini baru seger. Minum kupi panas sore-sore abis kepanasan jalan kaki emang pilihan yang salah.


Sorenya, macam acara tur dengan itinerary standar, kita ke mana coba? 


Yap, ke Marina Bay aja dong. Di sana cuma duduk-duduk bengong, liatin gedung MarinaBay Sands sambil berkhayal kapan bisa nginep di situ, dan foto-foto ajah.


Malemnya makan di hawker centre Makansutra yang masih terletak di daerah Marina Bay. Di sini ada banyak macam makanan ala kaki limanya Singapur gitu. Dari sea food, sate, kari-karian, segala ada deh. Tadinya pengen sea food tapi takut gak halal secara gak ada tulisan 'halal' or 'no pork'. Jadinya makan ini ajah...


Namanya tahu something (lupa). Bit below my expectation. Aku pikir ada banyak suwiran ayam di balik tahunya. Ternyataa... mi kuning dan toge aja! Dan penampakannya jauh banget dari foto yang dipajang di deket gerobaknya. Uh aku ditipu orang Singapur!



DAY 3

Hari ini tujuan kita cuma ke Sentosa Island, buat ke Universal Studio. Sebenernya setahun lalu gw udah pernah ke sana dalam rangka kerjaan. Dan udah nyoba most of the rides-nya, kecuali Battlestar Gallactica yang waktu itu emang belum beroperasi. Tapi berhubung Andri pengen banget, marilah kita bahagiakan suami dengan menuruti keinginannya.

Sampe sana, ramenya mak! Waktu itu kalo gak salah emang harpitnas. Di Singapur juga lagi harpitnas. Antri tiketnya aja udah gemrobyos keringetan dan kepanasan. Dan entah kenapa kita juga jadi less energy buat ngantri di tiap-tiap ride nya. Walhasil, kita cuma ngantri di ride yang bisa ngadem, macam Shrek 4D dan Steven Spielberg's. Yap, cuma 2 ride itu aja! 

Mau nonton Waterworld, males ngantri. Di Lost World, sama aja. Naik indoor rollercoaster TheMummy, Andri takut jantungan. Apalagi Battlestar Galactica. Ini mah gw yang gak mau. Sadar umur sih. 

Untuk menghibur kang Mas Andri, gw meyakinkan kalo Lost World itu gak jauh beda sama Arung Jeram Dufan. Basah-basahan tapi ditambahin efek-efek laser gitu. Trus kalo TheMummy itu juga naik macam naik rollercoaster tapi dingin, gelap, banyak efek laser, dan musti siap naik-turun-jungkir balik-maju-mundur. Padahal selama naik TheMummy dulu gw juga merem terus sih hihihi.

Yauda deh, jam 2 an, kelar makan siang, kita keluar dari USS. Yapp, cuma 3 jam. What a waste! Yang penting sempet foto-foto deh.






Malemnya, malem terakhir di Singapur, kita udah mulai keabisan ide dan energi. So we're back to Bugis Junction and Bugis Market, secara emang deket banget sama hotel. Dan akhirnya, setelah berkelana kuliner tiga hari, barulah malam itu kita ketemu makanan yang enakkk dan murahhh! Di semacam warung di pojokan jalan, tepat di seberang Bugis Junction.





Maak, tau gini dari kemaren kita makan di sini aja yah! Suwiran ayamnya royal, jamurnya nendang, dimsumnya enak, pokonya kita puasss!


DAY 4 


Baru kali ini deh yang namanya liburan itu pengen cepet pulang dan kangen banget sama kasur di kamar sendiri. Yang jelas, kita bangun dengan semangat karena hari ini kita mau pulang!

We're coming home!!

***


Learningnya:

- Jangan impulsif kepengaruh tiket gak-terlalu murah.

- Jangan impulsif kepengaruh tiket gak-terlalu murah.

- Jangan impulsif kepengaruh tiket gak-terlalu murah.
Gw ulang ampe 3 kali yah, macam Iqro, biar bener-bener diresapi.

- Kalopun udah keburu kepencet BUY, siapkan itinerary dengan sebaik-baiknya.

- Kalo booking hotel murmer via internet, kalo perlu tanyakan ukuran kamar hotel yang akan kita inapi, biar gak terlalu kaget pas masuk kamar. Pastiin juga kamarnya berjendela. Kecuali emang gak demen sinar matahari ya.

- To us, Singapur definitely not a destination for honeymoon. Tau gitu, mending ke Bali ato Lombok aja. Bisa liat alam yang jauh lebih indah, suasana tenang, daaaan dengan harga hotel yang sama, bisa dapet kamar berpemandangan pantai atau bukit!

- Afterall, your own bedroom would be muchhh better for uncountable honeymoon! :)

another lost...



Dan gak berapa lama setelah kehilangan pria-pria ini....  this guy's also leaving as well..!


  

 
Anyway, good luck in your new journey @bionikruly. Hopefully will bring new happiness as well!
 
 
***

Selama kerja di beberapa tempat (2 kali di radio, 1 kali di stasiun TV, dan sekarang di FMCG company), gw merasa beruntung karena mostly berada di lingkungan kerja yang menyenangkan. Menyenangkan dalam arti :
- Temen-temen yang cukup oke
- Pekerjaan yang gw suka

I believe semua orang pasti pernah mengalami lowest point in their worklife. Either did I. Tapi berada di lingkungan (baca: temen-temen) yang cukup oke bisa mem boost motivasi buat ke kantor. At least tiap kali males ngantor masih ada pemikiran, "Kegilaan apa lagi hari ini sama anak-anak ya?", atau "Makan siang di mana hari ini yang bisa bebas ketawa-ketiwi sambil ngomongin bos ya?"

And then, when my friends are leaving, I should think of another excitement every time I'm  going to the office. Despite the money that I do really need, indeed I love my job and the upcoming excitements in my job as marketer, but still, there should be another  significant reasons for me to go to the office every day.

@ReneCC keep saying: "Your job is not your career!", or "You have to find the purposes, values, and passion and in your job!".  
 
That's what I'm currently doing. I don't wanna be zombie; going to the office because I have to go with flat face, less motivation, and spreading negative mood to the surrounding. No. No. No. I should built the mindset on and on in my mind.


Blah. Kok jadi keminggris gini?

Anyway, selamat berpuasa beautiful Bloggahs!


xoxo
 
(kok kayak 4LaY yak, pantesan si @bionikruly ini selalu bilang gw "abege bandung" hihihi)