Sunday, October 16, 2011

Inside My Bag :)


Terinspirasi dari Inside Her Bag-nya FashioneseDaily , aku juga mau posting Inside My Bag juga ah... Kali-kali aja ada brand manager fashion/beauty products, online shop owners, anak agency social media, atau certain websites' writers yang nyasar ke blog ini, supaya aku di-endorse jadi blogger influencernya ;).. 

Jadii.... beginilah penampakan tas gw weekend ini dan sejembreng isinya.



- Blue bag from Moozeebeli di Brightspot Market (kalo gak salah pas di) Plaza Indonesia, tahun lalu.
Alasan beli waktu itu adalah modelnya yang simple dan warna birunya akan lumayan stand out kalo dipake sama baju-baju gw yang mostly casual dan mono tone.
Gw juga suka bahan kulitnya yang cukup kokoh. Unfortunately, talinya terlalu tipis, jadi gw malah suka takut putus kalo lagi bawa banyak barang. Dan gw gak bisa bawa barang sedikit di dalam tas. 


Isi - barisan pertama (dari kiri ke kanan)
- Dompet Pierre Cardin merah, gift from Andri.
It was available in many colors. Surely the red one is the most eyes striking color.

- Lipstick Ultima - Mauve.

- Lip care Nivea

- Minyak kayu putih Cap Lang, a must must carry!
Penting untuk menghalau masuk angin atau mual-mual yang suka datang sekonyong-konyong.

- Eau de toilette Aqua Lily - The Body Shop. 
Sebenernya gw gak terlalu suka sama baunya yang flowery banget. Tapi berhubung belum abis-abis juga, ya sudahlah. 

- Hand cream - The Body Shop. 
Biasanya dipake abis wudhu/cuci tangan, supaya tanganku tetap lembyuut.. aaehh..


Isi - barisan kedua (dari kiri ke kanan) 
- Orange note book with embossed 'bonsey design', a gimmick from a packaging design agency partner, Bonsey Design.
They gave us this gimmick at pitching session. Dan mungkin notebook ini ada peletnya kali ya, karena pada akhirnya kita pun jadi kerja sama utk satu big project :).
Dan walopun di blackberry or Iphone ada aplikasi Notes, tetep aja notebook ini kepake karena tetap ada hal-hal yang gw lebih nyaman nulis pake tangan. Not to mention its handy size yah.

- Pulpen Parker, ngembat punya Andri.

Sengaja gw labelin 'Desi/Mktg' pake Tom n Jerry supaya gak ilang. Namanya juga di kantor, pulpen raib sehari dua kali mah biasa. Alhamdulillah yah, sesuatu... walopun pernah beberapa kali ilang, akhirnya nih pulpen balik lagi ke mama Desi.


- Cincin gaul ;p

- Blackberry. Ah no comment. Can't leave home without it.

- Iphone. Idem ditto.

- Base double function pressed powder - The Body Shop no.2
Tadinya gw gak suka jenis bedak two way karena kesannya berat dan bikin muka kayak topeng. Tapi sejak nyoba ini, aku merasa cucook... Makanya repeat order teruss...

- Tempat koin, dari pasar souvenir Phuket. 

- Bon belanja bulanan di tengah bulan. 
Selalu gw simpen buat dibandingin harganya sama hypermarket sebelah.

- Bon laundry an.

- Pouch - gimmick brand sendiri. Kan dapet jatah :)
Isinya ada tisu, tisu basah, pantyliner, pembalut, plester Betadine, FG Troches, sabun mandi cair sachet.


Kasian banget ya tas biru kecilku itu harus rela menanggung sekian banyak barang di dalamnya. Tapi gw gak semena-mena itu. Karena ada sejembreng barang gak penting lain yang harus dibawa tiap kali gw keluar rumah. Barang-barang 'gak penting' itu gw simpan dengan manis di dalam tas kokoh satu ini.....



Ini tas batik lawas tulis banyumasan + snake skin. Beli di ol shop yang direkomendasiin sama kakak ipar gw. Bahannya lumayan kokoh walopun agak kaku. Bentuknya agak terlalu lebar dibanding badan gw yang (sok) petite ini. Tapi bisa muat segala rupa barang. Jadilah gw bawa sebagai tas piknik yang selalu stand by di dalam mobil.

Apa sajakah isinya?



Here goes, another jembrengan....

- Bag organizer, gift from my sister in-law.
Di dalemnya ada segala macam kerandoman: another gimmick pouch berisi aneka macam obat, sabun cair, cairan pembersih kacamata, hand sanitizer, obat tetes mata, 1-day soft lens, lap kacamata, daaan... fotokopian surat nikah! Jaga-jaga kalo dirazia pas lagi berduaan sama Andri. Maklum, status di KTP kan belum ganti. Masih belum kawin ajaah...

- Mukena
I need more compact size. Ini masih kegedean kalo ditaro di tas. Ada yang punya referensi ol shop mukena 1 piece yg compact-size?

-Buku kontrol KMC.
Hmm udah berapa bulan gak kontrol nihhh? Ampun doook. Janji deh bulan ini mau kontrol lagi :) 

- Black cosmetic pouch
Isinya? Wuih segala perlengkapan kerempongan wetje deh: 
  • 2 pinsil alis (Viva & NYX)
  • 2 eyeliner (black - Ultima, brown - Revlon)
  • 2 blush on The Body Shop (peach & pink)
  • Penjepit bulu mata Tammia
  • Eye cream base Etude
  • Eyeshadow Revlon - Colorstay Berry Bloom
  • Eyeshadow biru NYX
  • Maskara Maybelline Hyper Curl
  • Lip gloss Revlon Nude Lustre
  • Lipstick The Body Shop no 63
  • Lipstick pink Bourjouis
  • Serutan pinsil alis
  • Pencabut alis
  • Kuas blush on
  • Kuas lipstick

- Batik pouch-agenda, from sister in law.

Ini juga dari Uni Lia. Kakak iparku satu itu emang seneng beli pernak-pernik. Kalo dia udah bosen, biasanya orang-orang di sekelilingnya suka kebagian :). Jadi aku menunggu Uni bosen aja ;p
Pouch agenda ini serba guna bgt. Fungsinya adl. dompet & 2 tempat handphone. Chic and trendy banget deh buat dibawa makan siang ke luar kantor (lho). Too bad, gw sekarang makan siang di kantor melulu. Gak trendy deh. Yeah, rite.

- Pink mirror (2 ukuran - normal dan 5x diperbesar buat liat jerawat n komedo ukuran mikro).

- ID card kantor. 
Coba perhatikan baik-baik, betapa mencengnya jilbab gw di situ. Sayang banget gak bisa diganti lagi.

And, finally...
- Tissue



Eh, itu belum termasuk tas kerja gw loh.... Yg isinya laptop, (another) notebook, kalkulator, charger BB & Iphone, dan map folder berisi kertas-kertas dokumen kerjaan.


Some people said, insecurity level of a woman can be reflected by her bag(s).

Andri keep saying, "Belom punya anak aja kamu ribetnya kayak gini. Gimana kalo udah punya anak nantiii,"


Well my dear hubby, mari kita tetep berusaha dulu yah! :)

Friday, October 7, 2011

iSad



I'm not an Apple-holic, Apple-maniac (or whatever its name). Menurut gw, all gadget keluaran Apple itu:
- Cuma buat gaya doang. 
- Cuma buat orang yang buang-buang duit aja, karena
- fungsinya gak worthed sama (nilai) harganya

Sampai Andri punya Iphone 3Gs pun, gw masih gak ngeliat additional value dari gadget itu. Apalagi waktu itu Andri suka complain kalo baterenya sering drop dan abonemennya malah jadi mahal banget karena kena charge ini itu. Makinlah gw yakin kalo Apple itu cuma menang gaya doang.


Hingga akhirnya pada suatu minggu-minggu galau menjelang dikawinin, gw ngeliat iklan Iphone 4 di TV tiap pagi sebelum berangkat kantor. Entah kenapa menurut gw iklan itu ganggu banget. Ganggu dalam arti, bikin gw pengeeen banget punya. Don't really remember the content of the ad, but clearly it was one advertising which workedly touch the button of (my) heart. Tapi emang dasarnya gw impulsif dan lagi on-bridezilla mode, jadi gampang kepengaruh sama iklan yang rada menye-menye gitu :).

Alhamdulillah ya... sesuatu... rejeki emang udah ada yang ngatur. Singkat cerita, aku bisa punya Iphone jugaaa.... Dari situlah my Apple-experience has begun, and I've enjoyed it much much much! Walopun mungkin cuma 30% utilized, karena yang paling kepake cuma aplikasi Photography, especially Instagram, browser Safari, dan Ipod, tapi I can't leave home without si Ipun.


And when yesterday the Apple-brainy passed away, somehow I can feel the lost... 


pic taken from here

Your time is limited, so don't waste it living someone else's life. Don't be trapped by dogma - which is living with the results of other people's thinking. Don't let the noise of others' opinions drown out your own inner voice. And most important, have the courage to follow your heart and intuition. 


Jadi inget kata-kata si @yanisyahril , katanya kalo udah punya experience sama produk Apple, pasti ketagihan..